Penerbangan Pertama di Atas Kota Bandung

Aktifitas penerbangan di Bandung mulai menggeliat di tahun 1917. Di tahun tersebut, Engelbert Van Bevervoode mulai merintis lapangan terbang kecil di Rancaekek, satu kawasan yang berjalarak sekitar 21 km ke arah timur Kota Bandung. Kapten penerbang kelahiran Balangnipa, Sulawesi ini merupakan instruktur bagi para penerbang di lapangan udara Kalijati Subang. Pembangunan landasan udara di Rancaekek ini tidak lepas dari tujuan Belanda untuk mempelajari pola udara di sekitar Bandung. Continue reading “Penerbangan Pertama di Atas Kota Bandung”

Rancaekek, Lapangan Udara Perintis di Bandung

Setelah mendirikan lapangan udara di Kalijati, Proefvliegafdeling (PVA/divisi uji terbang) mencari tempat yang baru. Bandung menjadi target pendirian tempat berlatih para penerbang. Selain disediakan sebagai sekolah untuk pilot-pilot baru, penelitian terhadap udara di atas pegunungan menjadi pendorong berdirinya lapangan udara di kawasan Cekungan Bandung. Kawasan landai Rancaekek kemudian terpilih sebagai tempat untuk lapangan udara. Rancaekek merupakan satu tempat yang berjarak sekitar 25 km arah timur … Continue reading Rancaekek, Lapangan Udara Perintis di Bandung

Bintang Penghargaan Buat Pembuat Jalur Cicalengka-Garut (Kereta Garut Bag. 5)

“Selain itu, pembangunan ini telah menyelesaikan salah satu bagian paling sulit dari jalur Cicalengka-Cilacap. Semoga harapan besar dan kegunaan luar biasa yang disediakan oleh jalan kereta api yang telah selesai menjadi kenyataan, dan Prearger menjadi makmur dan sejahtera! ” – Spanjaard, 14 Agustus 1889[1]. Continue reading “Bintang Penghargaan Buat Pembuat Jalur Cicalengka-Garut (Kereta Garut Bag. 5)”